Your Ad Here

Selasa, Februari 24, 2009

Karyawan Harus Nabung Kalo Mo Makmur

"Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan? Saya juga mau, kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus..."
"Belum lagi anak-anak minta dibelikan sepatu..."

"Saya kan juga perlu beli ini dan itu..."

"Ah, saya memang enggak berbakat mengelola uang..."

Kata-kata tersebut diatas mungkin akrab di telinga Anda, atau mungkin Anda sendiri yang mengalaminya. Anda ingin sekali bisa menabung, tapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti akan mengalaminya. Menabung (melakukan investasi secara rutin) seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Namun demikian, apabila Anda menyisihkan uang secara rutin, maka uang yang Anda kumpulkan tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun menabung hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun, ia mengatakan penghasilannya sering habis dipakai dalam sebulan. Jadi, ia tidak bisa menabung.

Sebetulnya, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulan, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya.

Apakah situasi seperti ini cukup akrab di telinga Anda? Atau, apakah Anda juga mengalaminya?

MENINGKATKAN DAN MENEKAN

Saya akan beberkan satu cara buat Anda. Kalau selama ini Anda selalu membelanjakan dulu uang Anda sehingga selalu kehabisan uang untuk ditabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu?

Ketika Anda mendapatkan gaji Anda pada tanggal 25, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk Anda tabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.

Bila Anda melakukan hal itu, maka Anda tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak menabung. Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda belanjakan jadi berkurang. Tapi itulah konsekuensinya: Anda perlu memiliki sejumlah dana sebagai cadangan untuk masa depan Anda.

Sebagai contoh, penghasilan Anda tadinya adalah Rp 1 juta per bulan. Tadinya, Anda biasa membelanjakan Rp 1 juta tersebut sampai habis. Sekarang, dengan Anda menabung Rp 100 ribu per bulan di muka, maka total pengeluaran Anda cuma tinggal Rp 900 ribu per bulan.

Bila Anda merasa jumlah itu tidak cukup, maka Anda harus melakukan satu diantara tiga pilihan dibawah ini:

1. Meningkatkan pendapatan Anda. Dalam contoh di atas, pendapatan Rp 1 juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Anda tetap menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Anda bukan lagi Rp 900 ribu, tapi kembali menjadi Rp 1 juta.

2. Menekan pengeluaran Anda. Dalam contoh di atas, Anda bersedia untuk menekan pengeluaran Anda yang tadinya Rp 1 juta menjadi Rp 900 ribu saja.

3. Melakukan keduanya, yakni meningkatkan pendapatan sekaligus menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Anda bisa meningkatkan pendapatan Anda menjadi Rp 1,1 juta, dan menekan pengeluaran Anda menjadi Rp 900 ribu. Dengan demikian, Anda malah memiliki selisih yang lebih besar lagi untuk ditabungkan!



Terserah Anda, mana dari ketiga cara tadi yang hendak Anda pilih. Yang paling penting, Anda harus membiasakan diri untuk menabung. Dalam hal ini, apabila Anda mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan penghasilan.

Terus jika dapet bonus dari kantor langsung ditabungin, jangan dipakai buat beli ini..itu...dsb. Bonus tersebut disiapkan sebagai dana cadangan. Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang terduga kelak. Misalnya : Ada keluarga yang sakit, keperluan yang sangat mendadak dan urgent, dsb.

Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang terduga kelak.

KE MANA MENABUNG?

Ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sebagai tempat menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia adalah tabungan di bank. Kelebihan tabungan adalah bahwa dana dalam tabungan bisa diambil kapan pun Anda inginkan. Kelemahan tabungan adalah bahwa pada saat ini, umumnya tabungan di bank hanya memberikan bunga yang kecil.

Selain itu, Anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas. Bila Anda menabung sebesar, katakan, Rp 200 ribu per bulan, Anda mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang Anda tabungkan. Pada saat ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.

Sebagai alternatif, Anda bisa juga menabung ke dalam bentuk investasi seperti Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi dimana uang yang Anda tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim Manajer Investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 250 ribu.

Jelas, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Kenapa tidak memulainya?

Dikutip dari Safir Senduk di Tabloid Nova No. 641/XIII

Senin, Februari 23, 2009

Tips Sukses Mencari Uang di Internet

Penulis disini hanya berbagi tentang cara yang memungkinkan untuk mendapatkan uang dari internet dan beberapa tip untuk mendapatkannya lebih banyak. Karena apapun bentuk bisnis anda, pasti memerlukan ketekunan, usaha dan fokus. Jadi, pada saat anda sudah memiliki sebuah blog dan memasang iklan dari AdBrite atau AdSense jangan terlalu berharap besok atau lusa akan menerima puluhan atau ratusan dolar. Butuh proses yang cukup panjang dan beberapa tip yang sebaiknya Anda coba.
  1. Rajin-rajinlah meng-update blog Anda, sebab blog tidak jauh berbeda dengan situs berita, dimana pengunjung akan datang apabila blog hadir dengan berita terbaru yang menarik.
  2. Hindari mengklik iklan Anda sendiri (khusus untuk iklan : AdSense atau AdBrite).
  3. Promosikan situs/blog Anda.
  4. Ikutilah forum atau komunitas tertentu supaya Anda dapat saling berbagi informasi, siapa tahu ada info terbaru yang bisa Anda gunakan.
  5. Apabila Anda sudah berhasil dengan sebuah situs/blog duplikasikan buat situs lainnya. Tentu saja hal ini akan menambah lagi penghasilan Anda.
  6. Usahakan untuk selalu membaca persyaratan dan ketentuan pada setiap program yang berlaku. Hal ini untuk menjaga supaya Anda tidak melakukan kesalahan dalam mengikuti program tersebut.
  7. Cobalah untuk mengulas program yang Anda ikuti kemudian, beri link yang disertai afiliasi Anda, supaya orang bisa mengklik dan menjadi referal anda.
  8. Teruslah belajar dan terapkan ilmu yang Anda peroleh.
  9. Jangan Menyerah........!
  10. Jangan lupa untuk berdo'a.

Sumber : Menambah Penghasilan dari Mesin Uang di Internet (Efvy Zamidra Zam)

Minggu, Februari 22, 2009

Apa Itu FOREX ?

FOREX (Foreign Exchange) atau yang lebih dikenal dengan Valuta Asing (Bursa Valas) merupakan suatu jenis perdagangan/transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan (lihat trading hours).

Pergerakan pasar Forex berputar mulai dari pasar New Zealand & Australia yang berlangsung pukul 05.00-14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang, Singapura & Hongkong yang berlangsung pukul 07.00-16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman & Inggris yang berlangsung pukul 13.00-22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika yang berlangsung pukul 20.30-10.30 WIB. Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar forex yang bebas.

Menurut survei BIS (Bank International for Settlement bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2007, nilai transaksi pasar forex mencapai lebih dari USD$2,1 Trilyun per harinya. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus.

Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi tersebut, FOREX juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (Return On Investment atau kembalinya nilai investasi yang telah kita tanam) serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya (biasanya rata-rata return berkisar lebih dari 5% - 10% per bulannya, bahkan bisa mencapai lebih dari 100% per bulannya untuk professional trader). Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka FOREX juga beresiko tinggi apabila anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen keuangan dengan baik.

Lalu, apa mata uang yang diperdagangkan? semua mata uang dunia yang umum dan memiliki daya jual tinggi. Contoh : USDollar, Yen, Euro, Franc, Poundsterling. (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF). dan lain-lain.

Kemudian bagaimana proses transaksinya? dan apa itu Beli/Jual dalam bursa valuta asing ini? di bursa valas (forex) ini anda dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang anda lakukan.

Contoh : jika anda membeli (BUY / Offer) suatu mata uang. dan pergerakan harga mata uang tesebut menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan, maka anda dapat mengambil keuntungan dari perbedaan harga tersebut dengan menutup posisi beli anda, begitu pula sebaliknya apabila anda melakukan menjual (SELL / Bid) dan kemudian pergerakan harga mata uang tersebut mengalami grafik penurunan, maka anda juga dapat mengambil keuntungan dengan menutup posisi jual anda tersebut.

Apakah di FOREX itu "Two Ways Opportunities ?" Ya ! Transaksi di FOREX dapat dilakukan dengan cara 2 arah dalam mengambil keuntungannya. BUY (offer) dahulu, lalu ditutup dengan take profit SELL (bid) ataupun sebaliknya melakukan SELL dahulu, lalu ditutup dengan take profit BUY.

Apa perbedaan Forex traditional & Forex modern (ValasOnline)?
Untuk pasar forex (valas) traditional leverage yang dipakai adalah 1:1, atau berarti untuk bertrading senilai $5000 anda memerlukan uang $5000 pula, atau berarti di pasar forex traditional memerlukan modal yang besar, dan umumnya perdagangan forex traditional dilakukan secara offline (biasanya di money changer atau di bank).
Sedangkan pasar forex modern dalam perdagangannya menggunakan leverage (daya ungkit / contract size) yg umumnya 100:1 , perdagangannya pun menggunakan media online. Jadi di forex modern anda hanya perlu mengeluarkan modal $50 saja untuk bisa bertrading di jumlah $5000

FOREX ONLINE LEARNING PROGRAM : MODUL I

What are foreign currency exchange rates?


Let’s start with a definition of foreign currency exchange rates. Simply put, foreign currency exchange rates are what it costs to exchange one country’s currency for another country’s currency. For example, if you go to England on vacation, you will have to pay for your hotel, meals, admissions fees, souvenirs and other expenses in British pounds. Since your money is all in US dollars, you will have to sell some of your dollars to buy British pounds.

Let’s assume that you have decided to take a trip to England. Before you leave, you go to your bank and buy $1,000 worth of British pounds. If you get 565.83 British pounds (£565.83) for your $1,000, each dollar is worth .56583 British pounds. This is the exchange rate for converting dollars to pounds.

After spending a few days in England, you realize that £565.83 won’t be enough to cover all of your expenses. So you go to a bank in England and buy another $1,000 worth of British pounds. This time, however, you get only £557.02 for your $1,000. The exchange rate for converting dollars to pounds has dropped from .56583 to .55702. This means that US dollars are worth less compared to the British pound than they were before you left on vacation.

When you arrive home, you still have some British pounds left. So you go to your bank and use your remaining £100 to buy US dollars. If the bank gives you $179.31, each British pound is worth 1.7931 dollars. This is the exchange rate for converting pounds to dollars.

But what if you were traveling to France? The currency used in France is the Euro. If you go to your bank and buy $1,000 worth of Euros with an exchange rate of 0.8064, how many Euros will you get? When you think you know the answer, click Next.

Exchanging $1,000 for Euros with an exchange rate of 0.8064 means you will receive 806.40 Euros. Conversely, if you were living in France and planned a vacation in the United States, you would go to your bank to buy US dollars with Euros.
If the exchange rate was 1.2403, how many U.S. dollars would you get for your 1,000 Euros? When you think you know the answer, click Next.

You would receive $1,240.30 for your 1,000 Euros.
Theoretically, you can convert the exchange rate for buying a currency to the exchange rate for selling a currency, and vice versa, by dividing 1 by the known rate. For example, if the exchange rate for buying British pounds with US dollars is .56011, the exchange rate for buying US dollars with British pounds is 1.78536. In other words, one divided by .56011 equals 1.78536. Similarly, if the exchange rate for buying US dollars with British pounds is 1.78536, the exchange rate for buying British pounds with US dollars is .56011 (or one divided by 1.78536 equals .56011). This is how newspapers often report currency exchange rates.

You should know, however, that you will not receive the price quoted in the newspaper if you trade forex. That’s because banks and other market participants make money by selling the currency to customers for more than they paid to buy it and by buying the currency from customers for less than they will receive when they sell it. This difference is called a spread and we’ll talk more about spreads later in this program.
As you can see, currency exchange rates fluctuate. Retail customers who trade in the forex market hope to profit from those fluctuations.